Museum Vatikan

Museum Vatikan

Museum Vatikan adalah kumpulan dari beberapa museum yang terletak di Kota Vatikan, terletak di Roma, Italia. Atraksi utama di Museum Vatikan adalah koleksi karya seni religius kuno, koleksi karya seni oleh para Paus Gereja Katolik Roma selama berabad-abad, dan ruang bawah tanah Vatikan.

Koleksi utama lukisan di Museum Vatikan adalah beberapa karya seni paling mengesankan dan paling terkenal yang telah dibuat oleh para seniman selama periode ketika Paus Roma menjadi pemimpin Gereja Katolik Roma. Koleksinya mencakup banyak karya seni yang dipamerkan di Vatikan, seperti ‘De Vitellione’, yang diciptakan oleh Michelangelo pada tahun 1510. Karya seni ini menampilkan lukisan besar yang telah dilukis di dinding ruang bawah tanah, dan diyakini berasal dari Mesir.

Mayoritas koleksi di Museum Vatikan terdiri dari sejumlah lukisan religius. Koleksi utama terdiri dari karya seni yang mencakup berbagai ikon dan gambar yang ditampilkan dalam banyak cerita Alkitab, seperti Madonna and Child, atau Perjamuan Terakhir. Karya populer lainnya yang ditampilkan dalam koleksi Vatikan adalah Perjamuan Terakhir, Perawan Avignon, dan Madonna dan Anak.

Museum Terbesar Vatikan

Bagian terbesar dari Museum Vatikan didedikasikan untuk karya seni para Paus. Karya seni termasuk lukisan yang dibuat oleh Michelangelo dan termasuk lukisan yang dikenal sebagai ‘Creation of Adam’.

Daya tarik utama Museum Vatikan adalah koleksi karya seni yang ditampilkan di ‘Museum of Eternal Love’, yang mencakup banyak karya seni yang menggambarkan berbagai gambaran cinta antara Tuhan dan ciptaan-Nya. Salah satu karya paling terkenal dari karya ini adalah karya yang dikenal sebagai ‘The Last Supper’.

Di antara koleksi utama lainnya di Museum Vatikan adalah dua patung besar Santo Petrus dan Paulus, yang ditempatkan oleh Paus Boniface VIII selama Reformasi. Kedua patung ini juga menjadi kontroversi selama bertahun-tahun. Banyak seniman paling populer yang telah mengerjakan desain patung-patung tersebut telah dibunuh baik selama Reformasi atau selama periode pemerintahan Boniface.

Lukisan-lukisan Museum Vatikan

Bagian kedua dari Museum Vatikan yang menampilkan lukisan-lukisan yang dipamerkan adalah ‘Vatican Crypt’. Ruang bawah tanah itu digunakan sebagai penjara selama berabad-abad, sebelum menjadi museum dan ditutup bagi pengunjung untuk mencegah segala bentuk kejahatan terjadi di dalam temboknya.

Banyak orang yang keliru dengan anggapan bahwa lukisan-lukisan yang ditemukan di Vatikan tidak berharga. Kenyataannya, banyak lukisan para Paus yang ditampilkan di Museum Vatikan sangatlah berharga. Banyak yang telah terjual dengan nilai ratusan ribu pound.

Ada banyak karya seni lain yang ditampilkan di Vatikan yang bernilai lebih dari beberapa ribu pound. Beberapa dari lukisan ini termasuk ‘Potret Maria Prancis’, ‘Perawan Avignon’ dan ‘Perawan dan Anak’.

Menarik Perhatian Museum

‘Virgin of Avignon’ adalah salah satu lukisan paling terkenal dari banyak lukisan dari Museum Vatikan yang telah menarik perhatian beberapa kolektor. Lukisan ini menggambarkan Perawan Maria dengan bayi laki-lakinya, yang dilukis oleh Michelangelo antara tahun 1514 dan 1515. Lukisan ini menjadi inspirasi bagi banyak lukisan Perawan zaman Renaissance yang terkenal, termasuk Perawan Louvain, yang dipajang di Kapel Sistina untuk banyak orang. tahun sampai dicuri oleh Nazi selama Perang Dunia II.

‘Virgin of Avignon’ adalah salah satu lukisan paling terkenal dari Museum Vatikan, yang dipajang di Kapel Sistina. Ini karena kualitas artistik dan signifikansinya sebagai sebuah karya seni.

Bagian terpenting dari museum ini adalah ‘Vatican Crypt’, yang digunakan untuk menyimpan banyak dokumen dan kertas penting yang telah disimpan di Vatikan selama beberapa dekade. Di sinilah Paus menyimpan semua dokumen penting yang telah ditulis dalam Kepausan, dan juga menyimpan catatan lain yang telah disimpan di dalam Perpustakaan Vatikan.